langkah-langkah tips membuka usaha GERAI BARANG-BARANG ETNIK

langkah-langkah tips membuka usaha GERAI BARANG-BARANG ETNIK

Advertisement

Advertisement


langkah-langkah tips membuka usaha  GERAI BARANG-BARANG ETNIK

GERAI BARANG-BARANG ETNIK

Jika orang-orang ingin mencari barang-barang yang unik, mereka akan mendatangi gerai barang-¬barang etnik. Ketika mereka mulai jenuh dengan barang-barang yang modern, maka solusinya ialah mereka mencari barang-barang yang unik atau etnik. Memang tidak susah untuk mencari toko semacam itu. Tetapi, jangan salah, permintaan terhadap barang-barang tersebut juga tinggi. Dengan begitu, peluang bisnis gerai barang-barang etnik masih sangat terbuka.

Barang-barang etnik tersebut antara laintas anyam, dompet anyam, baju pantai (khas Bali), baju-baju reggae, celama gombrong (pantai), tas kulit, dompet kulit, tas batik, gelang ukiran kayu, kalung ukiran kayu, topeng buat hiasan, sandal anyaman tikar, patung-patung kecil, gantungan kunci wayang, dan lain sebagainya. Intinya, barang-barang itu unik, menarik, dan tidak mudah ditemukan di toko-toko biasa.
langkah-langkah tips membuka usaha  GERAI BARANG-BARANG ETNIK

Supaya Anda lebih terampil dalam berbisnis barang-barang etnik, cermatilah analisis bisnisnya berikut:
1.    Modal Awal
a.    Tempat usaha     = Rp    2.000.000
b.    Etalase     = Rp    1.000.000
c.    Hanger       = Rp    800.000
d.    Barang dagang awal    = Rp    1.500.000
e.    Promosi     = Rp    200.000    +
Jumlah     = Rp    5.600.000
2.    Biaya Operasional
a.    Stok barang dagang     = Rp    1.500.000
b.    Perlengkapan lain    = Rp    200.000
c.    Gaji pegawai      = Rp    750.000
d.    Transportasi    = Rp    250.000
e.    Listrik dan telepon    = Rp    300.000
f.    Penyusutan peralatan (4 tahun)    = Rp    80.000    +
Jumlah     = Rp    3.080.000
3.    Omzet Tiap Bulan
Rp 150.000 × 30 hari = Rp 4.500.000
4.    Laba Tiap Bulan
= Rp 4.500.000 – Rp 3.080.000 = Rp 1.420.000

Advertisement