Tips Budidaya Belut Di dalam Drum

Tips Budidaya Belut Di dalam Drum

Advertisement

Advertisement


Cara budidaya belut dengan menggunakan tong bekas ataupun drum dengan cara membuat lubang pada samping tong atau drum. Lubang tersebut mempunyai rbentuk persegi panjang. Syarat lubangnya yakni  40% dari total tinggi lebar, dengan tinggi lebar merupakan tinggi dari samping drum. Lubang yang tidak sampai lebih dari 50% berfungsi agar belut tidak mudah keluar dari drum. Usaha budidaya belut dilahan yang sempit menggunakan media drum atau tong plastik merupakan alternatif yang baik bagi pemilik yang tidak mempunyai lahan cukup luas. Berikut ini ulasan mengenai Tips Budidaya Belut Di dalam Drum.

Sebelum memulai budidaya belut didalam drum, langkah awal yang harus anda lakukan adalah menyiapkan wadah untuk media budidaya yakni drum. Selanjutnya setelah drum sudah siap kali ini saya akan menjelaskan tentang pembuatan drum untuk budidaya belut.

Cara merakit drum untuk pembudidayaan belut :
•Letakanlah tong pada posisi yang mendatar, supaya media menjadi lebih luas.
•Tips Budidaya Belut Di dalam Drum yang berikutnya bukalah bagian tengah drum dan sisakan setidaknya 5 cm pada bagian kanan maupun kiri.
•Selanjutnya pasanglah ganjal atau tumpuan agar drum tidak menggelinding.
•Buatlah saluran pembuangan dibawah drum, untuk letaknya dapat anda sesuaikan dengan letak penampungan limbah untuk pembuangan.
•Buatlah peneduh,supaya belut tidak terkena panasa sinar matahari secara langsung.
Pemeliharaan belut di dalam drum :
Pemberian pakan dimulai sejak hari ketiga, dengan takaran jumlah pakan 5% dari jumlah total berat belut. Pemberian pakan sebaiknya dilakukan sore ataupun malam hari, seperti belut yang hidup bebas dialam.
Pengaturan air di dalam drum : lubang pengeluaran air sebesar 8 cm dari genangan air pada medianya. Air yang telah mengalir menggunakan pipa paralonnya berupa percikan air.
Perawatan tanaman air untuk budidaya belut : ytanaman air yang satu ini bermanfaat untuk menjaga kelembapan tempat serta juga bisa menjaga belut dari sinar panas matahari.
Pemberian EM 4 : pemberian EM4 ini berfungsi sebagai penetralisir atau pembersih dari sisa-sisa pakan, selain itu juga bisa untuk menghilangkan bau kolam. Caranya berikan 2 sampai 3 kali dalam satu hari dengan dosis setengah sendok makan yang telah dilarutkan dalam 1 liter air.
Perawatan di sekitar lokasi budidaya belut : perawatn ini bertujuan untuk menjaga drum dari tanaman rambat liar yang bisa mengganggu perkembangan belut seperti lumut, tanaman rambat serta hewan predator seperti ayam dll.
Demikianlah Tips Budidaya Belut Di dalam Drum, cukup mudah bukan untuk dilakukan di rumah ? semoga ulasan saya kali ini bisa menambah pengalaman anda serta bisa bermanfaat bagi anda.

Advertisement