Tips Budidaya Ikan Lele yang Mudah

Tips Budidaya Ikan Lele yang Mudah

Advertisement

Advertisement


Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang berasal dari negar Taiwan. Ikan lele ini pertama kali masuk ke Negara Indonesia pada tahun 1985. Untuk habitatnya ikan yang stu ini sangat fleksibel, ikan ini mampu beradaptasi pada segala bentuk kolam, ikan lele ini mampu dibudidayakan dengan penebaran yang tinggi, pertumbuhannya juga sangat pesat serta mampu hidup dengan kandungan oksigen yang rendah. Berikut ini saya akan menjelaskan mengenai Tips Budidaya Ikan lele yang Mudah. Sebelum melakukan budidaya iakan lele, anda harus menyiapkan benih yang unggulan.


Syarat benih ikan lele unggul :
Benih yang akan ditebar pada kolam haruslah benih yang benar-benar sehat dan tidak cacat. Cirri-ciri benih yang sehat adalah gerakannya lincah, tidak ada luka pada permukaan semua tubuhnya, terbebas dari bibit-bibit penyakit serta gerakan renangnya sangat normal. Jika anda ingin menguji gerakannya, tempatkan ikan pada air yang berasus, apabila ikan berenang dengan melawan arus dan mampu berenang dengan baik, maka bisa dipastikan ikan tersebut sehat dan tidak cacat. Kemudian untuk ukuran benih ikan lele yang normal adalah sepanjang 5 sampai 7 cm. usahakan semua ukuran benihnya sama agar pertumbuhan lele bisa besar secara serentak. Dari ukuran benih tersebut anda sudah bisa memanennya dalam jangka waktu 2,5 sampai 3 bulan kedepannya. Cukup simple bukan Tips Budidaya Ikan lele yang Mudah.
Menentukan kapasitas kolam ikan lele :
Berikut ini saya akan mencoba menjelaskan tentang kapasitas kolam ikan lele secara intensif. Gali tanah untuk kolam ikan lele dengan kedalaman 1 sampai 1,5 meter. Kemudian tebarkan atau sebar benih ikan lele sebanyak 200 sampai 400 ekor dalam 1 meter perseginya. Misalnya saya kasih contoh untuk kolam lele yang berukuran 3 x 4 meter makan jumlah benih atau bibitnya minimal (3x4)x200 = 2400 ekor, dan maksimalnya 4800 ekor.
Panen ikan lele :
Ikan lele ini dapat kita panen atau sudah layak konsumsi jika sudah mencapai ukuran 9 sampai 12 per kilo gramnya. Ukuran seberat itu dapat dicapai dalam tempo waktu selama 2,5 bulan hingga 3,5 bulan dari benih yang hanya berukuran 5 sampai 7 cm. namun hal tersebut berbeda dengan konsumsi domestic, dimana ikan lele yang untuk tujuan ekspor bisa mencapai ukuran 500 gram untuk setiap ekornya. Perlu anda ketahui, sebaiknya dalam waktu kurun 1 x 24 sebelum dipanen, sebaiknya ikan lele jangan diberi makan, karena ikan akan membuang kotoran saat diangkut. Saat lele dipanen lakukan penyeritan atau sortir lele berdasarkan dengan ukurannya, karena beda ukuran akan berbeda pula harganya nanti.
demikian untuk postingan kali ini mengenai Tips Budidaya Ikan Lele yang Mudah, semoga bemanaat bagi sahabat semuanya.

Advertisement