Tips Budidaya jangkrik Yang Baik dan Mudah

Tips Budidaya jangkrik Yang Baik dan Mudah

Advertisement

Advertisement


Dewasa ini budidaya atau ternak jangkrik sudah banyak orang yang melakukannya.  Tentunya jika ternak jangkrik anda benar-benar dilakukan dengann teknik yang benar maka hasinya pun juga akan bagus. Lantas seperti apa Tips Budidaya Jangkrik Yang Baik dan Mudah ? anda penasaran ? berikut ini ulasannya.

Alat & perlengkapan Budidaya Jangkrik :
Karena jangkrik biasanya melakukan kegiatannya pada waktu malam hari, maka kandang jangkrik janganlah diletakkan dibawah sinar matahari, letakkan ditempat yg teduh serta gelap. Sebaiknya dihindarkan dari lalu lalang orang lewat terlebih lagi untuk kandang peneluran. untuk menjaga kondisi kandang yang hampir mendekati habitatnya, maka dinding kandang diolesi dengan lumpur sawah & diberikan daun-daun kering seperti daun pisang, daun sukun serta daun-daun  yang lainnya, sementara itu beri tempat persembunyian untuk menghindari dari sifat jangkrik yang kanibalisme. Dinding atas kandang bagian dalam sebaiknya dilapisi lakban keliling agar jangkrik tidak merayap naik sampai keluar kandang. Disalah satu sisi dinding kandang dibuat lubang yang ditutup kasa untuk memberikan sirkulasi udara yang baik serta untuk menjaga kelembapan kandang. Menurut hasil pemantauan dilapangan serta pengalaman dari para peternak, bentuk kandang biasanya berbentuk persegi panjang dengan ketinggian 30 sampai 50 cm, dengan lebar  antara 60 sampai 100 cm sedangkan panjangnya antara 120 sampai 200 cm. Kandang dapat dibuat dari kayu dengan rangka kaso, namun untuk mengirit biaya, maka dinding kandang dapat dibuat dari triplek. Kandang biasanya dibuat bersusun, & kandang paling bawah mempunyai minimal empat kaki penyangga.
Sebelum memulai Tips Budidaya Jangkrik Yang Baik dan Mudah anda terlebih dahulu harus menyiapkan indukannya, akrena indukan ini juga berpengaruh terhadap perkembangbiakan jangkrik.

Pemilihan Indukan Untuk Budidaya Jangkrik :
Untuk kedua indukan: pilihlah jangkrik yang mempunyai sungut atau antenna yang masih panjang dan lengkap, selanjutnya kedua kaki belakang juga lengkap, masih bisa melompat dengan gesit, tangkas dan terlihat sehat, badan serta bulunya mempunyai warna hitam yang mengkilap, pilihlah indukan dengan badan yang besar serta jangan memilih jangkrik yang kalau dipegang mulut atau duburnya mengeluarkan semacam cairan.
Sedangkan ciri-ciri untuk jangkring jantan dan betina sangat berbeda, berikut ini saya akan menjelaskan cirri-ciri antara jangkrik jantan dan betina. untuk indukan jantan : pilihlah jangkrik yang mengeluarkan suara mengerik, permukaan punggung atau sayapnya bergelombang kasar, serta memiliki ovipositor pada ekornya. Sedangkan untuk indukan betina cirri-cirinya adalah :  tidak bisa mengerik, permukaan sayap atau punggung halus serta terdapat ovipositor dibagian bawahnya yang bertujuan untuk mengeluarkan telurnya.
Nah demikian tadi ulasan mengenai Tips Budidaya Jangkrik Yang Baik dan Mudah semoga bisa menambah pengetahuan serta bermanfaat bagi anda.

Advertisement