Tips Cara Budidaya Ikan Bandeng

Tips Cara Budidaya Ikan Bandeng

Advertisement

Advertisement

Ikan bandeng merupakan ikan yang tinggi akan protein. Bandeng merupakan ikan yang mengkonsumsi tumbuhan dan mempunyai berat rata-rata sekitar 0,6 kg pada usia 5 sampai 6 bulan. Satu komoditas perikanan lain yang memiliki nilai ekonomi tinggi di samping udang adalah ikan bandeng. Ikan ini sangat baik untuk dikonsumsi dalam negeri maupun di ekspor ke negara-negara asing dalam bentuk ikan yang segar maupun sudah diolah. Ada beberapa tahapan dalam budidaya bandeng, anda penasaran ? 
berikut ini Tips Cara Budidaya Ikan Bandeng.
Bentuk tubuh bandeng ysng ramping menyerupsi seperti bentuk torpedo dan mampu berenang dengan cepat. ikan ini merupakan hewan pemakan tumbuhan seperti plankton ganggang, klekap, serta lumut.  Ikan bandeng ini dibudidayakan untuk konsumsi restoran maupun rumah tangga.
Syarat lokasi kolam untuk budidaya bandeng antara lain :
  • Tanah mendapat pasang surut air. Tinggi yang ideal untuk pasang dan surut air adalah sekitar 1,5 - 2,5 m.
  • Dalam pasang surutnya air, lokasi harus lebih rendah di bawah 1 meter pengelolaan air dengan menggunakan pompa.
  • Air segar harus tersedia untuk mengatur kadar garam yang cocok untuk pertumbuhan ikan bandeng.
  • Tekstur tanah ideal seperti tanah liat berpasir, karena tanah dapat menahan air sumur.
  • Lokasi yang ideal adalah hutan mangrove dengan panjang minimal 100 m dari garis pantai.
Pemberian pakan pada ikan bandeng
Benih yang baru ditebar harus tetap diberi makan yang cukup, biasanya ada makanan yang tumbuh hidup ditambak yaitu makanan alami yang sudah tumbuh. Kemudian setelah 2 minggu tambahkan taburan pupuk cair organik untuk menumbuhkan pakan alami. Tips Cara Budidaya Ikan Bandeng setelah itu masukkan kompos atau pupuk kandang dengan cara melubangi ke dalam goni plastik kemudian dimasukkan ke dalam kolam untuk menumbuhkan pakan alami serta untuk menekan penggunaan pakan buatan dapat mengurangi biaya produksi agar lebih hemat.
Panen ikan bandeng :
Panen ikan Bandeng dapat dilakukan dengan 2 cara: pertama Harvest Selektif: yaitu dengan pengeringan / menghilangkan air dari kolam sebanyak 70% kemudian menyeser dengan jaring ikan diurutkan. Dilakukan secara bersamaan atau pada saat yang sama besar dan kecil semua dipanen dan dijual ke pasar atau ke pedagang ikan. Kegiatan budidaya ikan bandeng di tambak ini telah dikembangkan untuk waktu yang cukup lama, hal ini didukung oleh potensi sumber daya alam yang sangat baik, terutama ketersediaan benih ikan bandeng (Nener) baik secara alami atau dari hatchery

Demikianlah ulasan mengenai Tips Cara Budidaya Ikan Bandeng semoga dapat menambah wawasan anda dan bermanfaat bagi anda. Terima kasih.

Advertisement