Tips Cara Budidaya kroto Dengan Bambu

Tips Cara Budidaya kroto Dengan Bambu

Advertisement

Advertisement

Ternak kroto pada media bambu sekarang ini masih kurang begitu diminati. Hal tersebut disebabkan ternak dengan media ini memiliki banyak sekali kekurangan. Dengan banyaknya kekurangan yang ada pada media bambu membuat anda akan rugi. Itu dikarenakan hasil kroto yang akan anda dapatkan tidak sesuai dengan kuantitasnya dan kualitasnya pun juga cukup jelek. Sebelum menjelaskan tentang Tips Cara Budidaya Kroto dengan Bambu kali ini saya akan menjelaskan kekurangan budidaya kroto dengan bamboo tersebut.


Kekurangan Budidaya Kroto dengan Media Bambu :
•Ternak kroto dengan media bambu sulit untuk memantau kondisi kroto yang ada di dalam bambu tersebut. Bambu yang digunakan untuk media ternak kroto memiliki tampilan yang tidak transparan, sehingga sulit untuk dilihat. Padahal memeriksa kroto dengan rutin adalah hal yang penting untuk dilakukan karena jika anda tidak memeriksa dengan rutin akan membuat kroto tersebut menetas dan menjadi semut.
•Selanjutnya ternak kroto dengan media bambu akan cepat rusak dan lapuk. Jika bambu yang digunakan dalam ternak kroto sudah rusak. Hal tersebut akan  membuat anda harus mengganti bambu yang baru. Biasanya setelah bambu tersebut anda ganti membuat semut yang ada di dalam menjadi malas untuk bertelur. Hal tersebut dikarenakan semut membutuhkan adaptasi untuk bisa kembali bertelur pada tempat yang baru.
•Ternak kroto media bambu dari segi kualitas kroto yang dihasilkan menjadi kurang maksimal. Bambu yang digunakan untuk media ternak kroto biasanya tidak bisa bersih. Hal tersebut dikarenakan media yang satu ini memiliki bentuk yang kecil dan sulit untuk dibersihkan. Jika media bambu tersebut tidak bersihkan membuat hasil kroto menjadi kurang maksimal.
Karena Tips Cara Budidaya Kroto dengan Bambu sangat sulit untuk dilakukan dan bahkan kualitas serta kuantitas yang didapatkan tidak bisa maksimal, maka saya akan mencoba menjelaskan tentang budidaya kroto dengan media yang lainnya yakni menggunakan toples. Anda penasaran ? berikut ini ulasannya.

Tips Budidaya kroto dengan toples :
•Persiapkan kandang atau rak untuk kroto : ukuran kandangnya biasanya berukuran 60 cm x 160 cm serta mempunyai tinggi sepanjang 1,5 meter.
•Siapkan bibit kroto : anda bisa menggunakan bibit kroto dengan cara mencari dilam bebas, namun jika anda tidak mempunyai waktu yang cukup anda bisa memebelinya dipenjual bibit kroto.
•Bukalah selatip yang menempel pada toples : hal ini biasanya terjadi jika anda beli bibit kroto dipenjual, karena para penjual nebyolatip toplesnya agar semua kroto tidak lepas. Setelah anda buka jangan lupa untuk memberikan lubang agar semut kroto bisa keluar masuk untuk mencari makanan dan minuman.
•Siapkan makanan untuk semut krotonya : anda bisa menggunakan jangkrik, ulat hongkong, bangkai ikan yang segar untuk makanan semut kroto ini.
•Siapkan minumnya : anda harus menyiapkan air gula untuk minumnya kroto ini.
Demikian Tips Cara Budidaya Kroto dengan Bambu semoga bermanfaat.

Advertisement