Tips Analisa Langkah Langkah Modal Usaha Ayam Petelur

Tips Analisa Langkah Langkah Modal Usaha Ayam Petelur

Advertisement

Advertisement


Peluang Bisnis Ayam Petelur, Telur ayam termasuk kebutuhan pokok yang banyak diminati oleh semua kalangan baik kalangan menengah kebawah dan kalangan menengah ke atas. kebutuhanya hampir setiap hari untuk konsumsi lauk pauk. telur ayam ini merupakan kebutuhan manusia karena untuk memenuhui protein yang penting sekali untuk perkembangan dan kesehatan didalam tubuh.kebutuhan telur ini setiap hari semakin meningkat apalagi untuk pasokan ke kota-kota terbesar, selain untuk lauk pauk telur tersebut dibutuhkan untuk pelengkap dalam pembuatan kue,pembuatan martabak dan untuk kebutuhan lainnya.makanya jangan heran kalau kebutuhan telur jarang terpenuhi sehingga harga telur terkadang menjadi tinggi dan tidak stabil.

ini kesempatan emas bagi kita untuk membuka peluang usaha dibidang Ayam petelur yang insaaloh hasilnya bisa untuk pemasukan kebutuhan sehari-hari malah bisa untuk mencukupi kebutuhan yang lainnya.sebelum kita actions pada usaha ini kita mesti mengetahui dulu langkah-langkah yang mesti kita terapkan sebelum membuka usaha ayam petelur ini.berikut penulis akan suguhkan untuk sahabat semuanya:


- Cari Pemasok Ayam Petelur dan penyedia pakan ayam yang sudah terpercaya, dengan itu kita tidak akan mengalami kerugian yang berlebihan.
- Cari Tempat yang strategis untuk tempat ayam petelur, tempat yang strategis biasannya jauh dari kebisingan warga sekitar.
- siapkan sasran target yang akan kita pilih ,surpai lokasi untuk memasakan telur kita.
- cari team yang mau diajak kerjasama dengan perhitungan yang semaksimal mungkin.

setelah kita melakukan langkah-langkah diatas selanjutnya kita mesti mengetahui analisa untuk modal bisnis ayam petelur ini, berikut penulis akan memberikan sebuah contoh perhitungan analisa modal ayam petelur:

Kebutuhan modal awal sekitar Rp.15.000.000.,- / 100 ekor ayam (untuk bibit ayam, pakan, kandang,)
Pembuatan kandang Rp.8.000.000,- (bisa ditekan dengan memanfaatkan kayu-kayu bekas bongkaran bangunan)
Ayam siap telur (pullet)  Rp.52.000,- x 100 ekor = Rp. 5.200.000,- (harga per-awal 2013)
Pakan Konsentrat 3 Kg x Rp.5.000,-     = Rp. 15.000,-
Pakan Beras Jagung 6 Kg x Rp.2.500,- = Rp. 15.000,-
Pakan Bekatul 2 Kg x Rp.1.000             = Rp.   2.000,-
Tiga jenis pakan di atas dicampur menjadi 11 Kg = Rp.32.000,-
1 ekor per hari butuh 110gr pakan, 110gr x 100 ekor = 11.000 gr atau 11 Kg, jadi per hari 100 ekor ayam butuh 11 Kg Pakan (Rp.32.000,-)
Total biaya pakan hingga produksi (betelor) adalah sekitar Rp.1.000.000,-
Hasil telur untuk 100 ekor, rata-rata adalah 6 Kg per hari
Harga telur Rp.12.000,-/Kg x 6 Kg/hari = Rp. 72.000,-/hari
Keuntungan bersih per hari (harga telur per hari dikurangi biaya pakan per hari) Rp.72.000 -  Rp.32.000 =Rp.40.000,-/hari
Keuntungan perbulan  Rp.40.000,- x 30 hari = Rp.1.200.000,-
Masa produksi 3 tahun (sejak pertama kali bertelor)
Kotoran ayam dijual per kantong = Rp.10.000,-
Ayam afkir (sudah tidak bertelor) dijual jadi ayam pedaging = Rp.35.000,-/ekor

*)) diatas hanya sebuah gambaran, tergantung modal yang akan kita siapkan.

bagaimana sahabat tertarik bukan dengan usaha ini?semoga artikel mengenai Bisnis Budidaya Ayam Petelur, bisa membantu sahabat yang ingin berbisnis. janan lupa baca juga artikel sebelumnya mengenai tips budidaya belut dalam drum.

Advertisement