Contoh Dan Jenis Percakapan Bahasa Inggris

Contoh Dan Jenis Percakapan Bahasa Inggris

Advertisement

Advertisement


Contoh Dan Jenis Percakapan Bahasa Inggris, Salah satu skill dalam Bahasa Inggris yang harus dikuasai adalah speaking atau berbicara. Dalam berbicara, Anda harus melihat situasi dan kondisi dimana Anda berada, apakah di acara formal atau informal. Dapat berbicara dengan baik dan sesuai dengan topik pembicaraan akan membuat Anda merasa nyaman dan dihargai. Karena Bahasa Inggris bukan bahasa ibu kita, maka mempelajari bagaimana berdialog dengan benar dan sopan sangatlah penting. Berikut adalah beberapa jenis dialog yang dapat Anda gunakan pada situasi dan kondisi tertentu.

1.Structural Conversation. Strucktur disini adalah sebutan sederhana untuk grammar. Contoh dari struktur misalnya past tense, plural nouns, comparison dan lain sebagainya. Dalam berdialog menggunakan Bahasa Inggris yang baik sesuai dengan grammar sangat diperlukan dan pemilihan kata kerja sesuai dengan waktu misalnya lampau, sekarang atau di masa yang akan datang akan mempermudah lawan bicara kita dalam memahami maksud pembicaraan yang kita ucapkan. Struktur Bahasa Inggris juga berkaitan dengan penggunaan bentuk noun, pronoun, articles, dan berbagai macam bentuk kata adjective, adverbs dan verbs. Jenis percakapan struktural sangat mengutamakan grammar. Contoh percakapan:

John: May I borrow your book?
Mary: Yes, you may!
John: By the way, will you come to my apartment tonight?
Mary: Yes, I will.
John: Waiter, give me two cups of coffee, please!

2.Functional Conversation. Bentuk percakapan yang ditujukan untuk membentuk kemampuan seseorang dalam memfungsikan bahasa menurut tempat dan keberadaannya. Ada kalanya kita dihadapkan pada situasi formal dan di lain waktu kita berbicara dalam situasi yang informal. Berikut adalah contoh percakapan yang digunakan pada situasi formal.

Contoh percakapan:
John: May I borrow your book?
Mary:Yes, please!
John: By the way, will you come to my apartment tonight?
Mary: With my pleasure.
John: Waiter, give me two cups of coffee, please!

Dari dialog no.2 di atas coba Anda amati dan temukan perbedaan yang terdapat pada dialgo no.1 dan no.2. Kedua dialog tersebut serupa tetapi tidak sama. Situasi yang dihadapi pembiacara pun tidak sama.
3.Situational Conversation. Bentuk percakapan yang ditujukan untuk membentuk kemampuan pembicara dalam mengenali fungsi-fungsi khusus dalam komunikasi berdasarkan situasi yang tidak formal atau informal.

 Contoh percakapan:
John: May I borrow your book?
Mary: Yes, please!
John: By the way, will you come to my apartment tonight?
Mary: With my pleasure.
John: Waiter, give me two coffees, please!

Pada dialog di atas, John menggunakan istilah two coffees dan berdasarkan jenis percakapan pertama (structural conversation) tidak diperbolehkan menggunakan istilah tersebut. John seharusnya menggunakan istilah two cups of coffee. Tetapi, penggunaan fungsi-fungsi khusus pada situational conversation atau komunikasi berdasarkan situasi memperbolehkan John menggunakan 2 coffees karena di restoran sudah biasa kita mengatakan 2 coffees meskipun secara grammar istilah tersebut kurang tepat karena coffee dianggap sebagai uncountable noun. 

demikian sahabat untuk postingan kali ini semoga bermanfaat bagi sahabat semuanya, jangan lupa baca juga artikel mengenai Langkah-langkah Membuka Usaha Salon Kecantikan.

Advertisement