Saturday, August 7, 2021

Peluang Usaha Angkringan Kekinian yang Sukses di Masa Pandemi ( + Modal Awal)

Peluang Usaha Angkringan Kekinian yang Sukses di Masa Pandemi ( + Modal Awal)

peluang usaha angkringan kekinian
ilustrasi angkringan (Instagram/yoisongangkring)


Daftar isi


1. Pengertian Angkringan dan Sejarahnya


Hai calon wirausaha, pada artikel kali ini akan dibahas mengenai usaha di bidang kuliner yaitu angkringan. 

Secara bahasa, kata Angkringan di ambil dari bahasa jawa “Angkring” atau biasa juga dengan sebutan “metangkring” yaitu posisi seseorang yang sedang duduk santai. 

Kemudian kata angkringan di gunakan sebagai sebutan untuk kedai makanan yang menggunakan gerobak dorong dan atapnya ditutupi terpal, menjual berbagai makanan dan minuman dan biasa ditemui di pinggiran. 

Di daerah istimewa yogyakarta, angkringan biasa menjual nasi kucing dan minuman tradisional khas jawa, gorengan yang di bakar, serta beraneka ragam sate. 

Begitu juga halnya di daerah pekalongan angkringan dikenal dengan warung yang menjual sego kucing dan wedangan, tidak berbeda jauh dengan angkringan yang ada di daerah istimewa yogyakarta. 

Bentuk angkringan agak berbeda dengan rumah makan biasanya, seperti yang di jelaskan di awal tadi, angkringan menggunakan gerobak dorong sebagai tempat untuk menaruh sego kucing / nasi kucing dan makanan lainnya. 

Lalu sebagai tempat duduknya disediakan bangku panjang yang bisa di tempati oleh 4 sampai 5 orang dewasa untuk menyantap makanannya. Di jogja masih ada yang menggunakan lampu patromak sebagai alat penerangannya.


2. Apa saja Makanan dan Minuman yang di Jual di Angkringan ?


Aneka makanan dan di minuman yang sering kita temui sehari-hari dijual di angkringan. 

Yang khas adalah nasi kucing, macam-macam gorengan, lalu ada juga banyak jenis sate, mulai dari sate telur puyuh, sate usus, sate ampela, sate tahu. 

Minuman nya juga biasanya yang pasti selalu ada ialah, es teh manis, es kopi sachet berbagai merek, es susu, wedang jahe, dan masih banyak lagi. 

Untuk tambahan, biasanya di angkringan juga menyediakan rokok ketengan berbagai merek. Oleh karena hampir semua makanan dari yang ringan sampe yang berat ada, maka pelanggan angkringan hampir dari semua kalangan ada. Mahasiswa, orang kantoran, buruh, tukang becak, semua membaur jadi satu tanpa melihat status dan jabatan.


3. Bagaimana cara memulai usaha angkringan ?


Memulai usaha angkringan bisa dilakukan oleh siapa saja. Karena pada usaha dibidang kuliner, yang terpenting adalah konsistensi rasa makanan dan minuman yang enak. 

Berikut ini beberapa tips bagaimana cara memulai usaha angkringan:

  • Persiapkan modal awal 

Yang harus dimiliki adalah gerobak dorong. Karena gerobak adalah khas angkringan. Dengan menggunakan media gerobak, pelanggan akan dengan mudah mengetahui bahwa itu adalah angkringan. 

Biaya yang diperlukan untuk membeli gerobak berkisar 2.5 sampai 3 juta rupiah saja. Atau jika ingin berhemat, bisa membeli gerobak bekas dengan kondisi yang masih layak pakai. 

Gerobak juga harus di lengkapi dengan terpal dan bangku panjang untuk tempat duduk pengunjung. 

Selanjutnya untuk membeli perlengkapan lainnya, seperti gelas, sendok, alat panggangan, kompor arang, alat penerangan, membutuhkan sekitar 2 jutaan. 

Walaupun sebagai pelengkap, akan lebih baik jika semua tersedia dengan cukup, agar menghindari angkringan kekurangan gelas atau sendok karena sedang ramai pengunjung. Untuk bahan makanan dan minuman, alokasi dana 1,5 juta. 

Jangan langsung membeli stok makanan dan minuman dalam jumlah banyak. Akan tetapi belilah secara bertahap, yang penting adalah membeli banyak jenis merek dalam satu produk. 

Ini bertujuan untuk mengetahui, makanan atau minuman mana yang paling laris dan di senangi pelanggan. 

  •  Mencari lokasi yang Strategis 

Lakukan survey kebeberapa lokasi yang banyak orang melakukan aktivitas. Tempat umum rekomendasi adalah daerah sekitaran kampus. 

Kenapa kampus tempat yang cocok? Karena memiliki banyak mahasiswa yang notabene suka makan di angkringan. 

Alasan utama kenapa di sukai mahasiswa, karena harga yang murah serta tersedianya beraneka ragam makanan untuk mengisi perut. 

Selanjutnya adalah di lokasi dekat pasar. Ramainya pengunjung yang datang kepasar untuk melakukan proses jual beli tentunya akan berpotensi besar mampir di angkringan untuk sekedar ngopi atau makan nasi kucing ditambah gorengan tempe. 

Lokasi yang bisa menjadi pertimbangan selanjutnya adalah sekitar area perumahan. Apalagi perumahan nya sudah padat penduduk dan masih tersedia area untuk membuka angkringan. 

Yang perlu di perhatikan juga adalah faktor keamanan di sekitar lingkungan. Karena jam operasi angkringan adalah mulai dari sore sampai malam hari, maka perlu di pastikan bahwa lokasi nya relatif aman dan sudah mendapat izin dari perangkat desa atau ketua Rt/Rw. Tentunya akan lebih nyaman berjualan jika kita mengetahui bahwa area tersebut bukan area rawan kejahatan. 


  • Konsistensi Rasa Makanan dan Minuman 


Hal kunci ketika usaha di bidang kuliner adalah kita bisa menjaga rasa makanan dan minuman yang di jual. 

Jika pelanggan menemukan rasa makanan yang berubah-ubah, ataupun minuman yang terlalu manis bahkan kadang terlalu pahit, maka pengunjung akan kapok untuk kembali membeli makanan di angkringan kita lagi. 

Maka dari itu, gunakanlah resep yang sama dalam setiap makanan, serta gunakan ukuran yang sama ketika membuat minuman, baik itu minuman dingin atau minuman panas. 

Jangan takut untuk bertanya kepada pelanggan, mengenai rasa makanan atau minuman yang dia santap. Karena bisa menjadi masukan yang bagus untuk anda meningkatkan kualitas rasa sesuai yang di inginkan oleh pelanggan tersebut. 

  •  Terapkan Protokol Kesehatan 

 Sediakanlah selalu alat untuk mencuci tangan dan buat tulisan pemberitahuan agar selalu menggunakan masker. Selalu jaga kebersihan angkringan dengan tidak membiarkan gelas bekas minuman dan wadah bekas makanan menumpuk. Antisipasi dengan langsung mencuci gelas dan wadah makanan yang sudah dipakai agar tidak di kerumuni lalat


4. Penutup


Usaha angkringan akan selalu di butuhkan dan di cari. 

Ada yang mencari angkringan karena harganya yang bersahabat, ada yang sengaja datang ke angkringan untuk ngopi sambil ngobrol, ada juga yang ke angkringan untuk menikmati makanan khasnya. 

Di angkringan, terjadi interaksi yang unik antar pembeli. Bahkan di angkringan bisa menjadi tempat untuk membahas topik di perkuliahan dan perkantoran. Semua di curahkan di angkringan. 

Yang paling utama kenapa usaha angkringan ini bisa bertahan adalah, modal yang tidak terlalu besar, dan produk makanan dan minumannya yang selalu di cari oleh masyarakat. Omzet yang didapat juga bisa mencapai jutaan rupiah perbulan. 

Cocok untuk menambah penghasilan tambahan. Karena jam operasionalnya dalah sore sampai malam hari.


[favorite]

Post a Comment

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search